Selamat Datang Di Rumah Sederhana Ini

Woww… Ternyata Pasukan ISIS Merupakan Bentukan Amerika


Woww… Ternyata Pasukan ISIS Merupakan Bentukan Amerika
Presiden Amerika Serikat, Barack Obama secara tidak sengaja mengakui bahwa AS melatih kelompok bersenjata Islamic State of Iraq and Sham (ISIS). Hal ini dia sebutkan dalam konferensi pers pada Senin (6/7/2015) lalu. 

Ucapan Obama kali ini kembali memperkuat berbagai teori, bahwa Amerika-lah dalang dibalik segala kerusuhan di dunia ini. Bahwa negeri Paman Sam inilah yang harus bertanggung jawab atas segala yang terjadi di kawasan negeri-negeri Arab.

 “… Jadi dengan langkah tradisional yang saya perintahkan bulan lalu, kami (AS) meningkatkan pelatihan tentara ISIL (ISIS-red), termasuk relawan suku Sunni di Provinsi Anbar,”

Obama tampak begitu santai saat mengeluarkan ucapannya itu. Katanya, hal sebenarnya yang ingin diucapkan Obama adalah, Amerika Serikat tengah berupaya meningkatkan pelatihan bagi kelompok pemberontak setempat untuk bahu-membahu dengan tentara koalisi memerangi ISIS.

Parahnya lagi, Gedung Putih yang menyadari kesalahan ucap dari sang presiden AS, tidak melakukan pembenahan dengan lengkap. Dalam transkrip resmi konferensi pers Obama, hanya ditambahkan kata ‘Irak di dalam kurung setelah ucapan ISIL. Alhasil, teks tersebut tetap dibaca, ” … meningkatkan pelatihan tentara ISIL (Irak), termasuk relawan suku Sunni …”

Keseleo lidah Obama dan langkah perbaikan kata oleh pihak Gedung Putih tidak mengubah makna kalimat, sehingga menimbulkan berbagai reaksi. Tidak sedikit yang memaklumi kesalahan ucap ini. Namun banyak pula yang menyebut, kesalahan ucap ini, sebenarnya membuka tabir, bahwa Amerika Serikatlah yang telah membentuk kelompok ISIS.

Menurut aktivis anti perang Ken Stone, “ISIL (ISIS-red) adalah aset Amerika Serikat … yang memberikan dalih, atau bagaikan Kuda Torya bagi Amerika Serikat untuk mempertahankan kehadiran militer mereka di Irak. Juga, untuk perubahan rezim di Suriah.”

Perang Amerika Serikat melawan ISIS sendiri sudah berlangsung sejak Agustus 2014. Dan sebulan kemudian operasi ini diperluas hinga ke Suriah, meskipun tidak ada mandat dari PBB dan tidak ada izin dari pemerintah Suriah yang bermarkas di Damaskus.

Selain itu, Washington juga terus menerus minta adanya perubahan kekuasaan di Suriah, yang sebenarnya berlawanan dengan niat awal AS memerangi ISIS. Konflik semakin bertambah setelah diketahui, bahwa ada pasukan lokal yang paling efektif untuk melawan ISIS adalah militan Syiah dan Kurdi.

Negara Turki khawatir, jika suku Kurdi bisa mengalahkan ISIS, maka agenda panjang Kurdistan bakal merdeka, akan terwujud. Polemik berkepanjangan dan kesan Amerika Serikat yang terlalu lembek untuk menggempur ISIS, menimbulkan isu bahwa mereka memang sengaja memperpanjang kisruh di Timur Tengah demi kepentingan AS sendiri.

Lihat Videonya di sini :




0 Response to "Woww… Ternyata Pasukan ISIS Merupakan Bentukan Amerika "

Posting Komentar